Menyepi Dalam Segelas Kopi

Maret 2020. Mentari pagi menyemburat dari ufuk timur. Diiringi gumpalan-gumpalan awan menggelanyut di langit. Sewaktu-waktu siap diperintah untuk menyatu dan menembakkan jutaan bulir air hujan ke bumi. Dan hari ini saya masih diberi kesempatan untuk bernafas pada...

Butuh atau Tidak?

Beberapa kali saya kondangan ke pernikahan saudara atau teman dan mendapat sebuah souvenir. Souvenir itu saya terima dan ternyata sampai sekarang masih tergeletak tidak tersentuh lagi. Di lain waktu, istri saya juga membeli barang di sebuah toko online. Ia membeli...

Belajar dari Sandal

Dua hari yang lalu sandal kesayangan saya putus. Setelah tiga tahun menemani, sandal warna hitam hadiah ulang tahun dari istri saya ini terpaksa harus saya lempar ke tempat sampah. Padahal masih sayang (cie…). Bagaimana tidak? Sandal ini selalu saya pakai setiap saat,...

Catatan Pertama 2018

Selamat siang. Rasanya kangen juga ya, sudah lama tidak menulis. Ini adalah catatan pertama di blog saya yang baru ini. Dengan berbagai pertimbangan, blog saya yang dulu (lisin.id) sudah tidak saya perpanjang lagi, dan saya kembali menggunakan platform blog...

Kuclukers dan Lembaran Hidup Baru

Jum’at pagi, 20 November 2015. Akhirnya waktu berbaik hati mememberi jawaban. Setelah sekian lama menanti, hari ini kami mendapat jawaban terbaik. Semua Kuclukers resmi memiliki pasangan hidup. Setelah bartahun-tahun hidup melajang, akhirnya satu persatu dari ke...

Lisin 28

Waktu berjalan begitu cepat. Tahun baru bergulir kembali. Dan, rasanya baru sekejap mata, Januari, Februari dan Maret terlampaui lagi. Sementara jarum jam terus berdetak, tak mau di-pause, meski hanya untuk sedetik. Sang waktu terus bergerak mengikis sedikit demi...