Semarak kemerdekaan membahana di seantero negeri. Pekik kemerdekaan tak henti-hentinya bergema menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang telah mengijak usia 71 tahun. Rasa semangat, haru, bahagia dan syukur terbingkai indah membuncah ke angkasa. Berbagai kegiatan digelar untuk menyambut hari bersejarah ini. Pun begitu di desa kelahiran saya :  Desa Mangunrejo, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.

Minggu pagi tanggal 28 Agustus 2016 masyarakat Desa Mangunrejo sudah berkumpul di perempatan SD Negeri Mangunrejo. Mereka yang terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang tua bersemangat untuk mengikuti kegiatan karnaval dalam rangka perayaan hari ulang tahun kemerdekaan ini.

Tak mau kalah dengan orang kota. Berbagai kreatifitaspun bermunculan mengiringi acara ini. Ada yang mengenakan pakaian adat, ada orang tua yang menggunakan pakaian anak sekolah, pakaian haji, polisi, tentara, tukang jamu dan lain sebagainya. Beberapa replika seperti pesawat, kapal, tikus raksasa, kerbau juga disuguhkan dalam kegiatan yang diikuti oleh masyarakat desa yang memiliki 7 dusun ini. Acara ini juga dimeriahkan dengan iringan kesenian drum band sepanjang perjalanan.

Tidak seperti tahun lalu. Karnaval Desa Mangunrejo tahun ini mengambil rute dari Dusun Krajan  menuju desa Jombong yang berada di pojok barat desa. Meskipun melalui medan naik turun, tetapi tidak membuat antusias masyarakat menurun. Dengan penuh suka cita mereka berjalan bersama-sama melewati jalan yang berada di kaki Bukit Potoronon ini.

Karnaval kali ini merupakan acara puncak dalam rangka peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71 Desa Mangunrejo. Sebelumnya telah diadakan  berbagai perlombaan antara lain ; lomba keagamaan, lomba voli, lomba anak-anak, lomba karaoke dan lainya.

Untuk menambah regeng kegiatan, masyarakat Desa Mangunrejo juga menghadirkan pentas seni Topeng Ireng “Puspita Rimba” dari Desa Bangsri Kecamatan Kajoran. Wargapun berhamburan untuk menyaksikan pertunjukan topeng ireng ini. Meski gerimisi mengiringi, pertunjukan yang dibarengi dengan pengumuman pemenang lomba ini tetap berjalan lancar sampai akhir acara.

Saat itu kebetulan saya bersama keluarga sedang pulang ke Mangunrejo tercinta. Alhamdulillah di momen yang spesial ini saya dapat menyaksikan secara langsung kegiatan yang bertahun-tahun yang lalu ini jarang di adakan. Dan satu kalimat yang terucap di dalam hati saya. Terus Maju Mangunrejoku.