Berawal dari sebuah obrolan ringan tentang arung jeram, akhirnya pembahasan mengerucut pada kesepakatan untuk bersama-sama melaksanakan arung jeram di Sungai Elo.

Sabtu pagi, tanggal 13 Februari 2016, pukul 07.00 WIB kami berkumpul di ruang kantor. Setelah diundur dua minggu lamanya, tibalah saatnya kami, keluarga besar pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Magelang untuk bersama-sama merasakan sensasi jeram Sungai Elo.

Sungai Elo merupakan salah satu sungai besar di wilayah Magelang. Sungai yang melintas di bagian timur Magelang ini memiliki debit air yang cenderung stabil. Sungai Elo memiliki beberapa jeram yang tergolong kedalam tingkatan grade II sampai dengan III. Di samping itu, Sungai Elo juga didominasi oleh aliran flat/tenang. Hal ini menjadikan Sungai Elo sangat cocok untuk melaksanakan kegiatan arung jeram bagi pemula seperti kami.

Hampir sama dengan Sungai Progo. Sepanjang rute Sungai Elo kita disuguhkan pada pemandangan alam yang asri. Pohon-pohon rindang, bebatuan, juga tebing-tebing indah yang berada di sisi kanan kiri sungai cukup untuk mengobati stres. Sungai Elo juga memiliki spot yang oleh pemandu disebut dengan nama Mini Green Canyon. Spot ini memiliki kondisi penampang sungainya lebih sempit dengan diapit tebing dari batu cadas. Di spot ini biasanya dimanfaatkan oleh peserta untuk berenang atau menceburkan diri menikmati aliran Sungai Elo.

Awalnya kebanyakan dari kami merasa ragu. Terutama para mamah-mamah muda. Maklumlah, kebanyakan dari kami kurang lihai dalam menakhlukan air alias tidak bisa berenang. Namun, karena tekat yang kuat juga didukung kondisi badan yang mengalami syndrome #kurangpiknik, membuat kami mengiiyakan ketika ada tawaran arung jeram. Apalagi setelah sebulan dihajar pekerjaan PUPNS yang cukup menguras energi dan pikiran. Arung jeram merupakan pilihan tepat. Setidaknya dengan berteriak lantang ketika melewati jeram, kepenatan dalam pikiran akan sedikit berkurang.

Arung jeram atau rafting memiliki banyak manfaat. Olah raga ini sangat baik untuk melatih fisik maupun mental. Disamping itu arung jeram juga dapat melatih kekompakan dan kerjasama tim.

Pagi itu kami ber-18 bergegas menuju lokasi. Kondisi cuaca yang sedikit mendung tidak menghalangi kami untuk memacu adrenalin di Sungai Elo. Kali ini rombongan kami dipandu oleh Netral Rafting. Dengan menggunakan 4 buah kapal, kami awali rafting wisata ini dengan start di dekat jembatan Pare Blondo.

Gelak tawa pun tumpah mewarnai 2 jam perjalanan mengarungi sungai ini. Perang air tak bisa dihindari. Meskipun diantara kami memili variasi perbedaan umur, namun kekeluargaan yang sudah terbina membuat kami cair. Seru, asyik dan menyenangkan. Tentunya juga aman karena setiap pengelola telah menerapkan standar keamanan.

Kondisi sungai yang sedikit banjir membuat rute sepanjang 12 Km ini bisa ditempuh dengan lebih cepat dari biasanya. Di tengah perjalanan, kami beristirahat sejenak untuk menikmati segarnya kelapa muda juga aneka snack yang sudah disediakan.

Kami berhenti di titik finish yang berada di dekat Candi Mendut. 2 jam perjalan seperti tak terasa. Akhirnya setelah mandi dan makan siang kami segera bertolak ke rumah masing-masing.

Terimakasih Sungai Elo, terimakasih Netral Rafting, terimakasih kawan-kawan. Kalian memang luar biasa.

Ditunggu untuk agenda selanjutnya 🙂

Mangunrejo, 17 Februari 2016