Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan segala nikmat dan karunia yang tak terhingga jumlahnya sehingga saya masih diberi kesempatan untuk menghirup udara pagi yang segar di usia yang ke-27 ini.

Banyak peristiwa yang sudah saya lalui, banyak kisah yang telah terlewati juga banyak sudah potongan-potongan hidup penuh suka dan duka menjadi sebuah kenangan yang senantiasa manis untuk dikenang.

Di bulan Maret 2014 ini alhamdulillah usiaku genap 27 tahun. Setelah melewati 684.094 hari yang penuh warna, itu berarti jatah usiaku semakin berkurang. Sebenarnya saya tak pernah menspesialkan hari ulang tahun. Kecuali untuk sekedar pengingat atau sebagai penggenap saja. Namun ada saja keluarga, saudara juga sahabat yang selalu memberi kejutan spesial di hari ulang tahunku. Pun demikian di usiaku yang menginjak 27 tahun ini.

Hadiah spesial yang pertama datang dari istriku tercinta. Ia tak pernah terlambat untuk memberikan surprise di hari ulang tahunku ini. Mengenai wujud hadiahnya, biarlah kami berdua yang tahu :).

Hadiah spesial yang kedua datang dari anak saya, Ilyasa. Kecerdasannya, lucu, usil serta panggilan “ayah”-nya membuat saya selalu kangen untuk bermain bersamanya.

Hadiah spesial yang ketiga datang dari sahabat-sahabat satu kos saat saya masih duduk di bangku SMK. Kami menamakan alumni Surip Kost. Alkisah beberapa hari sebelum ulang tahunku, dua orang alumni Surip Kost main ke rumahku (baca: rumah mertuaku). Ia adalah Sulis dan Seno. Setelah mengobrol kesana-kemari akhirnya mereka mengutarakan maksut kedatangan mereka. Intinya mereka mengajak untuk membuat kegiatan rutin yang fokus pada kegiatan berbagi. Tanpa berpikir panjang sayapun langsung menyetujuinya, karena memang dari dulu saya sudah berangan-angan untuk membuat kegiatan semacam ini, namun belum menemukan rekan yang pas.Rembug dilanjut dengan rembug, Pembahasan akhirnya mengerucut hingga tepat satu hari setelah hari kelahiranku, kegiatan sosial yang selanjutnya diberi nama Sahabat Sejati Komunitas Berbagi atau Lembaga Sosial Sahabat Sejati ini diresmikan.

Alhamdulillah baru berbilang beberapa hari, namun komunitas ini sudah memiliki belasan anggota. Antusias anggota yang tergabung di dalamnya, membuat kami semangat untuk berusaha istiqomah melakukan kegiatan ini.

Hal lain yang turut mewarnai usiaku yang ke-27 adalah domain blog ini. Akhirnya setelah mempertimbangkan beberapa saat, saya membulatkan keputusan untuk memakai domain li-s.in ini dan meninggalkan domain yang lama yaitu muhlisin.com. Alasanya karena jasa pengelola domain dan hosting yang kabur tidak bertanggung jawab sehingga membuat blog saya down beberapa bulan yang lalu. Untung saja beberapa hari sebelum down, saya sempat mem-backup semua konten di dalamnya. Domain muhlisin.com pun juga tidak bisa saya transfer karena dari pihak registrar sudah tak bisa dihubungi. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan li-s.in ini. Meski ini menggunakan domain india, namun bukan berarti nasionalisme saya kepada India :). (Dot) in disini sebagai pelengkap nama saya. Sehingga saya bisa menggunakan domain yang short URL agar semakin mudah diingat. (Dot) in bagi saya bukan India tapi Indonesia (meski tidak sesuai aturan internasional 🙂 ). Saya sebenarnya ingin memakai domain (dot) id, karena mulai tahun 2014 ini sudah bisa dipesan. Akan tetapi harganya yang masih belum bersahabat dengan dompet saya, membuat saya harus berpikir berlulang kali.

Semoga di usia saya yang ke-27 ini Allah senantiasa memberi keberkahan hidup. Semoga senantiasa dianugerahi iman dan taqwa. Dan Semoga Allah senantiasa membimbing saya menapaki setiap detik perjalan hidup ini. Amiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Tegaljoho, 26 Maret 2014

Update 4 Juni 2020 – Sekarang blog saya sudah bisa menggunakan domain Lisin.id