“Blogger Nusantara…Istimewa….”. Sebuah slogan yang acap kali diteriakkan di sela-sela rangkaian acara pada Kopdar Akbar Bloger Nusantara tahun ini. Kopi darat yang kemudian disingkat dengan “kopdar” atau ajang bertemunya para pengguna dunia maya khususnya para blogger seluruh Indonesia tahun 2013 ini diselenggarakan di Kota Yogyakarta, sebuah kota besar di Indonesia yang menjadi daerah istimewa. Mungkin inilah alasan kenapa slogan maupun yel- yel Blogger Nusantara adalah kata “Istimewa”. Tapi ini hanya perkiraan saya. Dan yang jelas, panitianyalah yang lebih tahu akan hal ini. Setidaknya dalam mengikuti acara ini saya mendapat beberapa kesan yang benar-benar istimewa.

Kopdar Blogger Nusantara 2013 (BN2013) dihadiri lebih dari seribu blogger dari seluruh penjuru tanah air. Di sana kami dikumpulkan untuk saling mengenal, berbagi pengalaman maupun sekedar ngobrol. Acara yang diselenggarakan di rumah budaya Joglo Abang ini bagi saya amatlah berkesan. Meski acara tidak jadi dilaksanakan di Pagelaran Kraton, namun acara demi acara yang disuguhkan memberikan banyak pengetahuan juga menambah kecintaan saya pada negeri ini.

Hari pertama BN2013 diisi dengan seminar yang menghadirkan beberapa narasumber diantaranya adalah Mbak Dona Angelina, seorang pengusaha sukses, pemain harpa juga seorang blogger. Beliau adalah seorang desainer perhiasan. Melalui sarana blog beliau dapat menunjukan karya-karya briliannya. Pembicara kedua adalah seorang Eko Nugroho. Beliau adalah seniman dan pelukis mural yang telah berhasil membawa karyanya mendunia. Kebanyakan karya beliau terinspirasi dari keunikan budaya negeri ini. Selain Mbak Dona dan Mas Eko, seminar siang itu juga dihadiri oleh Mas Jonny Yulianto. Beliau adalah Direktur dari Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAP). Sebuah organisasi sosial yang memperjuangkan bantuan hukum bagi masyarakat difabel. Inspiratif sekali, beliau adalah seorang penyandang tunanetra total tetapi mampu berjuang untuk bangsa ini. Selain di atas ada juga pembicara dari IdBlogNetwork, Speedy Instan juga dari T-Money yang juga tak kalah menarik dan terus membajiri saya pengetahuan-pengetahuan baru di dunia bisnis online.

Di sela-sela pergantian pembicara seminar, disajikan juga performa anak-anak negeri yang masih mencintai dan melestarikan budaya bangsa. Tari Gambyong, Tari Bedana, Tari Kalimantan Timur, Gejok Lesung, Pekbung, Hadrah, Kethoprak juga Jathilan Gunung Kelirbenar-benar membuat saya terkesima. Pertunjukan yang langka di jaman sekarang ini membuat saya seolah-olah dibawa ke alam masa lampau. Pesona keagungan budaya negeri ini pun dapat menyihir setiap peserta untuk menghilangkan skeptis maupun pesimistis terhadap negeri yang kaya akan seni budaya. Alunan angklung, lesung, gending jawa juga melodi-melodi instrumen musik tradisional yang lainya pun bergema membangkitkan rasa nasionalisme pada diri saya.

Setelah semua rangkaian acara di Joglo Abang selesai, saya dan peserta lainya diajak untuk bermalam di Desa Wisata Tembi. Murtijo Home Stay adalah rumah seorang penduduk yang menjadi tempat beristirahat saya dan beberapa teman blogger. Pak Murtijo adalah seorang yang ramah. Beliau tinggal bersama bapak dan istrinya juga kedua anaknya yaitu Izam dan Jasmin. Kesokan harinya saya sempat meminjam sepeda beliau untuk menjelajahi Desa Wisata Tembi.

Tembi adalah sebuah konsep wisata berbasis pedesaan. Desa yang terletak di Jl. Parangtritis Km 8,5 Sewon, Bantul ini menawarkan suasana yang khas pedesaan dengan keramah-tamahan penduduknya. Suasana Tembi yang khas dengan budaya jawa memberikan sensasi tersendiri bagi saya. Selain itu, saya juga dapat menyaksikan beberapa kerajinan di lokasi Desa Wisata Tembi.

Hari ke dua Kopdar BN 2013 lebih banyak diisi dengan acara yang santai. Kami diberi keleluasaan untuk menikmati hembusan udara pagi di Tembi. Ada yang keliling jalan kaki, ada juga yang meminjam sepeda penduduk setempat untuk lebih menjelajahi setiap sudut keindahan Desa Tembi. Beberapa teman-teman dari komunitas Soliderpun tak mau ketinggalan. Mereka yang terdiri dari masyarakat penyandang difabilitas juga turut memeriahkan suasana pagi itu. Teman-teman penyandang tunanetra dari Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam (Yaketunis) mencoba bermain sepak bola dengan masyarakat biasa yang ditutup matanya. Walhasil beberapa permainan sepak bola dimenangkan oleh teman-teman dari Yaketunis ini.

Subhanallah. Ditempat lain juga diadakan perkumpulan dari teman-teman penyandang difabilitas yang tergabung dalam Organisasi Solider. Banyak diantara dari mereka yang memiliki talenta yang luar biasa. Hal ini bena-benar menyadarkan saya betapa mereka bukanlah sekedar kaum marjinal yang luput dari perhatian kita. Mereka bukanlah orang asing yang tak pernah tersentuh oleh kebijakan-kebijakan yang menguntungkan. Tapi mereka adalah masyarakat yang memiliki hak sama dengan kita. Hanya saja mereka tidak seberuntung kita.

Kopdar BN2013 berakhir sekitar pukul 14.30. Sebelumnya diadakan acara seminar yang mendatangkan narasumber para sesepuh dari Paguyuban Anggara Kasih. Kemudian dilanjutkan dengan pembicara dari Jogja Update. Acarapun ditutup dengan foto-foto bersama, juga pembagian sertifikat dari panitia.

Selain mendapat ilmu , di acara ini saya juga mendapatkan banyak teman dari seluruh Tanah Air. Ada yang dari Bandung, Jogja, Bojonegoro dan daerah lain di Indonesia. Begitu juga teman-teman dari Magelang. Setelah sekian lama tidak berjumpa dengan teman-teman Pendekar Tidar, di acara Kopdar BN2013 kami dapat berkumpul bersama.

Di tulisan ini sekalian saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya baik kepada panitia maupun sponsor yang telah menyelenggarakan acara ini. Terimakasih telah memberi kami makan, jemputan, penginapan, hiburan juga ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat. Ya, meski acara sedikit agak kacau karena mungkin kurang koordinasi akibat pengalihan tempat, akan tetapi Kopdar Akbar Blogger Nusantara benar-benar Istimewa. Terutama buat diri saya pribadi. Akhirnya saya tutup tulisan ini dengan kata-kata yang sampai saati ini masih terngiang di otak saya (kayak pidato aja… 🙂 ). “Blogger Nusantara…Istimewa”.

Tegaljoho, 8 Desember 2013