Seiring mentari bersinar membasuh pagi
Ketika embun merekah di sudut dedaunan
Kulangkahkan kaki dengan seyum penerimaan
Bersiap bekerja karena-Mu
Mejemput janji-janji-Mu

Wahai Dzat Yang Menggenggam Jiwaku
Bimbinglah aku dalam setiap detik-detik-Mu
Agar aku bisa bekerja dengan Jujur
Menjadi pribadi yang baik dan mencintai kebaikan
Mempersembahkan karya terbaiku untuk-Mu

Duhai Dzat Yang Maha Mengetahui
Kusaksikan mereka yang bekerja semaunya sendiri
Terkadang berdamai dengan ketidakjujuran
Meski sepenuhnya mereka menyadari
Hasilnya untuk makan anak istri

Oleh karena itu Ya Rabb…
Aku berlindung kepada-Mu
Dari gemerlapnya dunia yang semu
Jua godaan-godaan yang menipu
Tuntunlah aku agar senantiasa di jalan-Mu
Meski terjal dan berliku

Ya Allah…
Ijinkan hamba tetap tersenyum
Mensyukuri segala nikmatmu yang tak terhitung
Menerima segala ketetapanmu
Menjadi kaya dalam kesederhanaan
Jujur atas keadaan
Tetap istiqomah menapak jalan-Mu

Ya Allah…Ya Rahman…Ya Rahim…
Ijinkan aku bekerja dengan sunguh-sungguh
Ijinkan aku menggigit nilai-nilai kejujuran
Ijinkan aku menjadi pribadi yang baik
Meski aku akan berbeda
Meski mereka bilang aku “sok suci”
Biarlah…
Biarlah semua berlalu seiring berputarnya waktu
Karena kutahu
Dalam binar bola mata anakku
Ada suara tanpa nada yang berpesan
“Ayah…aku ingin dibesarkan dengan rizki yang halal”
Dan dalam setiap senyum istriku
Ada harap yang tak terucap
“Suamiku…ajaklah kami ke surga-Nya”
Dan ku meyakini
Bahwa Janji-janji-Mu
Adalah sebuah keniscayaan.

Tegaljoho, 6 April 2013